Menu
Hacker Room
Informasi
Lifestyle
WebDev
javascript

Mari Mengenal Node JS

Node JS singkatnya adalah tools supaya kita bisa menjalankan JavaScript di luar lingkungan browser.

Itu sih.

Misalnya aja, untuk menampilkan Hello World, kita biasanya menjalankan seperti ini di Console browser:

console.log('Hello World')

Maka, kita pun bisa juga menjalankannya di luar browser menggunakan Node JS.

Keren kan?

Untuk menginstall Node JS, kalau di Termux, perintahnya adalah pkg install nodejs. Sedangkan kalau di Linux, perintahnya adalah sudo apt install nodejs.

Untuk menjalankan index.js dengan Node JS, perintahnya cukup dengan node index.js

Simpel banget kan?

Nah, coba deh setelah berhasil menginstall Node JS, kita buat index.js yang berisi:

console.log('Hello World')

Lalu, kita jalankan dengan node index.js:

Hasilnya script Node JS yang kita jalankan tadi

Nah sekarang berarti kita sudah siap coding dengan JavaScript di manapun!

Sekarang, kita coba buat kode JavaScript yang lebih panjang dikit di jika.js:

const nilai = 80
const nilaiYangDiharapkan = 100

function tulis(teks){
	console.log(teks)
}

if (nilai < nilaiYangDiharapkan) {
	tulis('Nggak papa deh. Nanti usaha lagi...')
} else {
	tulis('Mantap.....')
}

Kemudian, kita jalankan dengan node jika.js:

Hasilnya dengan kode JavaScript yang agak panjang dikit

Nah, sekarang kita coba menggunakan kode dari eksternal menggunakan bantuan NPM (Node Package Manager).

Oh iya, walaupun versi officialnya menggunakan npm untuk export import module JavaScript, aku lebih menyarankan menggunakan pnpm karena pnpm mendukung fitur caching. Jadi, jika kita pernah mendownload modul tertentu, kita nggak perlu mendownloadnya lagi jika menggunakan pnpm.

Untuk menginstall pnpm, jalankan perintah berikut:

npm i -g pnpm

Sekarang, kita coba menggunakan modul JavaScript yang sudah ada.

Nah, di folder latihan kita tadi, jalankan perintah:

npm init -y

Secara otomatis, akan terbuat file package.json yang isinya:

{
  "name": "node-js",
  "version": "1.0.0",
  "description": "",
  "main": "index.js",
  "scripts": {
    "test": "echo \"Error: no test specified\" && exit 1"
  },
  "keywords": [],
  "author": "",
  "license": "ISC"
}

Setelah jadi file package.json, langsung aja kita buat file .gitignore yang berisi:

node_modules

Jadi, kalau nanti kita upload ke Github, dia akan mengabaikan folder node_modules.

Sekarang, kita tambahkan "type": "module" di situ sehingga menjadi:

{
  "name": "node-js",
  "version": "1.0.0",
  "description": "",
  "main": "index.js",
  "scripts": {
    "test": "echo \"Error: no test specified\" && exit 1"
  },
  "keywords": [],
  "author": "",
  "license": "ISC",
  "type": "module"
}

Mengapa kita menggunakan type module? Ya karena lebih enak aja sih dilihat untuk sintaks export/importnya. Jadi, perbedaannya itu seperti ini:

Common JS (cjs)

Import

const nama = require('nama')

Named Export

module.exports = {tools}

Default Export

function perintahnya(){
	console.log('Hello World')
}
module.exports = perintahnya

Module JS (mjs; yang kita pakai sekarang ini)

Import

import nama from 'nama'

Named Export

export const tools = 123

Default Export

function perintahnya(){
	console.log('Hello World')
}
export default perintahnya

Sekarang, kita coba import module dari NPM.

Kita akan menggunakan module is-even untuk mengecek apakah suatu bilangan itu genap.

Masih di folder kita tadi, yang sudah ada file package.json,

Kemudian, jalankan perintah:

pnpm i -D is-even

Lalu, kita buat file genapKah.js yang isinya:

import genapKah from 'is-even'

console.log(`genap kah 34? ${genapKah(34)}`)
console.log(`genap kah 99? ${genapKah(99)}`)

Cara menjalankannya:

node genapKah.js

Hasilnya:

Cek genap kah

Mudah kan coding dengan JavaScript?

Random Articles

Kaya Itu Hukumnya Wajib!

Daftar Isi

Menyesuaikan Hasil SvelteKit untuk assets Android Studio

Text Editor Terbaik untuk Android

Yuk Berkenalan dengan Bahasa Pemrograman Lua

Cari